Wakil Bupati Purbalingga: Segera Revitalisasi Taman Kota Sesuai Dengan Sister City, Tono City

Wabup Purbalingga Dimas Prasetyahani Menyerahkan Secara Simbolis Bingkisan Kepada 181 Orang Petugas THL Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Purbalingga, Selasa (25/03). Dokumentasi Humas Pemkab Purbalingga
Wabup Purbalingga Dimas Prasetyahani Menyerahkan Secara Simbolis Bingkisan Kepada 181 Orang Petugas THL Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Purbalingga, Selasa (25/03). Dokumentasi Humas Pemkab Purbalingga

Purbalingga - “Kami ingin taman-taman di Purbalingga lebih baik dan lebih diminati masyarakat,” kata Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, saat bertemu tenaga harian lepas (THL) pengelola sampah dan taman di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gedung Pertemuan Srikandi, Selasa (25/03).


Meyakini wajah kota bakal semakin segar. Pemerintah Kabupaten Purbalingga berencana merevitalisasi taman-taman kota agar lebih terbuka, tematik, dan menarik bagi masyarakat. Tak sekadar memperindah estetika kota, proyek ini juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi warga.

Dimas mengungkapkan revitalisasi akan mencakup pembaruan gerbang taman, penataan ulang konten dan fasilitas, serta desain yang lebih terbuka. “Saat ini masih banyak taman berpagar tinggi dan terkesan tertutup. Nantinya, taman-taman akan lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Konsep tematik menjadi andalan. Pemerintah menggandeng sister city, Tono City di Jepang, untuk menghadirkan nuansa khas Negeri Sakura.

“Gerbang taman akan didesain menyerupai monumen di Jepang, begitu juga booth UMKM yang mengadopsi arsitektur Jepang,” kata Dimas.

Harapannya, revitalisasi ini akan menghidupkan kembali taman-taman kota, menjadikannya lebih ramai, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga, khususnya pelaku UMKM.

Di hadapan para petugas kebersihan, Dimas menyampaikan apresiasi atas kerja keras mereka menjaga kebersihan kota. Namun, ia juga menyoroti masih banyaknya sampah yang tersisa setiap kali ada kegiatan keramaian di Purbalingga.

“Kita perlu terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. DLH bisa menyiapkan lebih banyak tempat sampah, dan Satpol PP aktif memberikan imbauan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Dimas menyerahkan bingkisan kepada 181 petugas kebersihan, terdiri dari 141 tenaga pengelola sampah meliputi 30 tenaga angkutan, 84 tenaga sapuan, dan 27 tenaga TPA serta 33 pengelola taman, 1 petugas onlimo, 2 penjaga kantor, dan 4 tenaga administrasi.