Sungai Serang Grobogan Meluap, Jalur Danyang-Pengkol Dialihkan

Polisi mengalihkan jalur menuju jalan utama Purwodadi-Semarang. Jumat (28/2) pagi.
Polisi mengalihkan jalur menuju jalan utama Purwodadi-Semarang. Jumat (28/2) pagi.

Akibat hujan deras yang mengguyur Grobogan Sungai Serang mengalami luapan air. Kejadian itu menyebabkan ruas jalan di jalur Danyang-Pengkol terendam banjir. Arus lalu lintas terpaksa dialihkan melalui jalur Purwodadi - Semarang.


Jalur Danyang-Pengkol merupakan jalur alternatif Desa Danyang Kecamatan Purwodadi menuju Kecamatan Penawangan. Ketinggian air di atas jembatan mencapai sekitar satu meter. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan melaporkan bahwa ketinggian air Sungai Serang telah melebihi ambang batas normal sejak dini hari tadi. 

"Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) sedang cek lokasi," ujar Kepala BPBD Wahyu Tri Darmawanto, Jumat (28/2) pagi. 

Polisi telah menyiapkan rute alternatif bagi pengendara yang melintas di wilayah tersebut. Kendaraan dari arah Danyang menuju Pengkol disarankan untuk melalui jalur utama Purwodadi-Semarang. 

Warga juga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari daerah yang rawan banjir. Kondisi pasar Desa Candisari Kecamatan Purwodadi yang tak jauh dari lokasi saat ini mulai terendan air akibat luapan Sungai Serang tersebut. 

Warga sekitar lokasi Agung Tri Wibowo (40) mengatakan, saat ini jalan alternatif tersebut lumpuh total tak bisa dilalui. 

"Terlalu berbahaya jika dilalui, karena selain dalam, arus sangat deras saat ini," ujarnya. 

BMKG memprediksi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga dua hari ke depan. Masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terbaru dan menghindari aktivitas di sekitar sungai yang berpotensi meluap.