Sentra Takjil Wonogiri, Menjadi Berkah Ramadan Pedagang Dan Pelaku UMKM

Alun-Alun Giri Krida Bakti Yang Menjadi Salah Satu Sentra Takjil Di Wonogiri. Dokumentasi Buku Pintar Wonogiri
Alun-Alun Giri Krida Bakti Yang Menjadi Salah Satu Sentra Takjil Di Wonogiri. Dokumentasi Buku Pintar Wonogiri

Wonogiri - Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar even sentra takjil selama bulan Ramadan. Ada dua titik yang akan menjadi sentra takjil, yaitu di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri dan Stadion Pringgodani atau Pringgodani Sport Tourism Center.

Menurut Wahyu Widayati, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri, ke dua lokasi ditetapkan setelah diadakan rapat koordinasi bersam antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan paguyuban pedagang kaki lima (PKL).

Wahyu menambahkan bahwa gelaran sentra takjil ini akan berlangsung mulai 1 Maret hingga 25 Maret 2025. “Jam operasi mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB,” imbuhnya, Jumat (28/02).

Wahyu menerangkan bahwa digelarnya kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang, khususnya selama bulan Ramadan. Siapa saja boleh berdagang di kedua sentra takjil ini, baik pedagang lama mau pun pedagang baru.

“Demi ketertiban, bagi yang berminat untuk berjualan dapat menghubungi panitia dari paguyuban PKL di masing-masing lokasi," jelasnya.

Area sentra takjil di Alun-Alun Giri Krida Bakti adalah bagian yang menggunakan trotoar sekitar lapangan. Sedangkan area parkir stadion akan disiapkan sebagai lokasi utama untuk sentra takjil Pringgondani.

Lebih lanjut Wahyu menegaskan adanya beberapa ketentuan yang harus dipatuhi oleh pedagang, di antaranya tidak boleh memasak di tempat, makanan dan minuman yang dijual harus sudah matang.

Yang tidak kalah penting pedagang harus mematuhi aturan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan wajib membawa kantong sampah sendiri.

Menariknya, pemerintah tidak menarik retribusi dan pedagang diberikan keleluasaan untuk berjualan, namun tetap diharapkan menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan di area jualan.

"Kami menghimbau semua pedagang dapat bekerjasama dan menjaga suasana agar tetap kondusif. PKL yang biasa berjualan di lokasi tersebut tetap bisa berdagang seperti biasa," imbuhnya.

Wahyu berharap agar gelaran sentra takjil selama bulan Ramadan ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Wonogiri, sekaligus memberikan pengalaman kuliner yang lebih nyaman bagi masyarakat. 

Selebihnya, Wahyu juga menginformasikan bahwa selama bulan Ramadan kegiatan Car Free Day (CFD) Wonogiri akan ditiadakan. CFD akan kembali digelar setelah hari Idulfitri.