Dunia pers dan industri serta masyarakat Jawa Tengah kehilangan salah satu tokoh persnya, Ir Budi Santoso, yang telah berpulang pada Selasa (25/03) lalu.
- Wacana Gelar Pahlawan Nasional Untuk Soeharto Kembali Mencuat
- Dion Agasi Bikin Heboh! Wakil Bupati Purworejo Dijuluki Oppa Korea Saat Ikuti Retret Di Magelang
- Yongkie Tio Sang Legenda Hidup Semarang Yang Bersinar Dengan Kunci Hidup Sederhana
Baca Juga
Ir. Budi Santoso adalah mantan Pemimpin Umum Suara Merdeka Semarang selama hidupnya terkenal karena telah melakukan berbagai kegiatan di bidang persuratkabaran, Perindustrian, politik dan Pembangunan bagi kotanya, Semarang.
Ia mengembangkan Suara Merdeka yang merupakan salah satu harian terkemuka di Jawa Tengah. Koran yang dipimpinnya itu mewadahi berbagai aspirasi publik kota Semarang, baik itu kritik sosial, informasi ekonomi, kebudayaan mau pun politik.
Almarhum lahir pada 28 Februari 1948 dan memimpin grup media dengan jenama Suara Merdeka. Para anak didiknya terkesan dengan gaya kepemimpinannya dan profesionalitasnya dalam pemberitaan. Ia menekankan pada objektivitas wartawan dan integritas dalam peliputan berita. Ia juga terkenal karena Suara Merdeka adalah suatu perusahaan pers yang menyesuaikan diri dalam perkembangan teknologi yang mengubah karakteristik pers. Ia memimpin transformasi perubahan dari pers analog menjadi pers digital dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip jurnalisme.
Kedudukannya sebagai pimpinan media menjadikannya memahami bahwa usaha di sekitarnya juga merupakan mitranya. Ia mendukung sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah karena kemajuan perekonomian Jawa Tengah tidak hanya bergantung pada industri besar.
Budi Santoso juga pernah berkiprah di dunia politik sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia wakil dari Jawa Tengah. Sebagai wakil daerahnya, Jawa Tengah, ia melakukan perjuangan terbaiknya untuk pembangunan daerah konstituennya.
Merujuk pada perhatiannya terhadap daerahnya, almarhum juga membangun Kota Semarang tempatnya tinggal. Saat mendapatkan kedudukan sebagai Ketua Dewan Pengembangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang, Budi Santoso terlibat dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk menjadikan Semarang sebagai kota yang lebih maju, modern, dan layak huni.
Kota Semarang dalam pengawasannya memiliki tahapan pembangunan infrastruktur, pembangunan jalan, perbaikan sistem transportasi, serta peningkatan fasilitas publik yang semakin memudahkan masyarakat. Sudah tentu, Budi Santoso juga mendukung pengembangan sektor pariwisata untuk dengan memanfaatkan potensi Semarang sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya.
Kota Semarang sungguh telah kehilangan salah satu putranya yang terbaik. Selamat jalan, wartawan, penggiat jurnalistik, guru dan mentor wartawan, dan wakil rakyat Semarang.
- Perayaan Syawal 1446 H Meriahkan Karanganyar Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata
- Arus Balik ke Arah Jakarta Mulai Padat, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One-Way
- Seorang Lansia Di Purbalingga Tewas Diduga Tersambar Petir