Satgas Penanggulangan Banjir Demak Kerja Ekstra, Fokus Pompa Genangan Air

Komandan Satgas Penanganan Banjir di lokasi pemompaan genangan air bersama Sekda Demak dan tim. Nungki/RMOLJateng
Komandan Satgas Penanganan Banjir di lokasi pemompaan genangan air bersama Sekda Demak dan tim. Nungki/RMOLJateng

Kerja ektra Satgas penanganan banjir Demak siang-malam untuk proses memompa genangan air terus dilakukan dititik-titik lokasi genangan agar banjir segera surut dan lalu lintas pantura lancar terutama untuk persiapan arus mudik.

Menurut Komanda Satgas penanganan banjir Kabupaten Demak, Letkol Inf Maryoto, pihaknya saat ini fokus melakukan pembagian titik pompa air untuk dialirkan ke sungai besar. 

"Dengan cuaca panas dan pompanisasi harapannya segera surut. Harapannya dalam waktu beberapa hari kedepan ini sudah mulai surut sudah mulai normal sehingga arus lalu lintas sudah bisa kembali normal kedepannya kita persiapan untuk arus lebaran," ucap Komandan Satgas kepada RMOLjateng, Minggu (24/3)

Ia melanjutkan, Satgas penanganan banjir Demak juga akan terus intens berkoodrinasi dengan Kementerian PUPR selain update kondisi tanggul yang dikebut juga untuk upaya perbaikan jalan nasional segera rampung.  

"Proses pompanisasi tersebut akan terus dimaksimalkan hinga kondisi banjir tuntas dan warga bisa kembali lagi ke rumah masing-masing. Mengingat warga mulai jenuh sudah bertahan cukup lama berada di posko pengungsian," pungkasnya.

Update data BPBD Demak mencatat, banjir masih merendam 126 desa pada 13 kecamatan. Dimana 127.575 jiwa terdampak banjir, 14.852 jiwa mengungsi di sejumlah titik posko pengungsian yang tersebar hingga ke Kudus.