- Satgas Preemtif OKC 2025 Beri Imbauan Kamtibmas di Tengah Ramainya Wisatawan Boyolali
- Kapolres Boyolali Dampingi Bupati Tinjau Langsung Evakuasi Banjir di Desa Ledok
- Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Polres Boyolali Perketat Pengamanan di WCP
Baca Juga
Kepolisian Resor (Polres) Boyolali bergerak cepat dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Senden, Kecamatan Selo, pada Minggu (16/2) siang. Sebuah rumah milik Sutar (61), seorang petani rusak usai rumahnya diterjang material tanah akibat hujan deras.
“Kami dari Polres Boyolali, bersama Polsek Selo, bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman dan membantu warga terdampak,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto.
Kapolres juga menambahkan, penanganan cepat terhadap bencana alam seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kami tetap berkomitmen untuk membantu warga yang terdampak. Kami juga terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pemulihan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Desa Senden, Sularsih, yang melaporkan kejadian tersebut, menjelaskan bahwa bagian dapur rumah Sutar mengalami kerusakan cukup parah dengan ukuran sekitar 3 meter x 6 meter.
“Dinding dari bata ringan dan atap genting mengalami kerusakan akibat longsor, dengan estimasi kerugian sekitar Rp 10 juta. Kami berterima kasih atas respons cepat dari kepolisian dan warga yang turut membantu,” ungkapnya.
Polsek Selo, bersama perangkat desa dan warga, langsung bergotong royong membersihkan material longsor serta memberikan bantuan kepada korban.
Kapolsek Selo IPTU Kiryanto saat dilokasi juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.
“Kami menghimbau masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca dan menghindari daerah rawan bencana saat kondisi ekstrem,” tambahnya.
Sementara itu, saksi mata di lokasi kejadian, Ngateman (64) dan Agus Haryanto (38), menyampaikan bahwa mereka segera melaporkan kejadian ini kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian.
“Begitu melihat kejadian, kami langsung menghubungi pihak berwenang agar bisa segera ditangani,” ujar Agus.
- Satgas Preemtif OKC 2025 Beri Imbauan Kamtibmas di Tengah Ramainya Wisatawan Boyolali
- Kapolres Boyolali Dampingi Bupati Tinjau Langsung Evakuasi Banjir di Desa Ledok
- Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Polres Boyolali Perketat Pengamanan di WCP