Pemerintah Kabupaten Batang memperkuat penanganan kebencanaan dengan Gerakan Pengutan Kolaborasi Penanggulangan Bencana Terpadu (GENTA KUAT) dan Aplikasi Laporan Bencana Batang (ALBAB).
- Ziarahi TMP Kadilangu, Mayjen TNI Suhartono Berjanji Beri Tank ke Bupati Wihaji
- PKL Liar di Kota Lama Dibongkar Satpol PP
- Jelang Idul Adha, Stok Hewan Kurban Di Jawa Tengah Melimpah
Baca Juga
Peluncuran kedua program itu dilakukan Pejabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersamaan peresmian posko Batang Rescue di Desa Kalibalik, Kecamatan Banyuputih.
"Genta Kuat dan Albab sebagai upaya mempercepat penanganan bencana yang sudah terintegrasi. Sehingga penanganannya lebih cepat," kata Lani, Kamis (2/11).
Genta Kuat dan Albab merupakan layanan penanggulangan dan penanganan kebencanaan berkolaborasi dengan stakeholder.Lalu juga memanfaatkan Informasi Teknologi (IT).
Dua program tersebut diinisiasi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, Ulul Azmi.
Kepala Pelaksana BPBD Batang, Ulul Azmi menjelaskan cara kerja Aplikasi Albab berdasarkan laporan. Ketika ada laporan bencana dari warga maupun relewan akan muncul notice atau pemberitahuan.
"Sehingga langsung cepat tertangani baik dari relawan maupun tim Genta Kuat yang masing masing desa sudah ada tujuh anggota," ucapnya.
Terkait gedung Batang Rescue, merupakan support dari pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah Desa Kalibalik. Pemkab Batang mendukung pembangunan gedung dan Pemdes Kalibalik menghibahkan tanah.
- Gelar FGD, BPBD Sebut Potensi Bencana di Batang Meliputi Banjir hingga Kekeringan
- Longsor Lagi, BPBD Batang: Mahkota Longsor Belum Habis
- Hujan Deras, Jalan Penghubung Desa di Batang Longsor