Pemudik Mulai Padati Tempat Wisata, Polda Jawa Tengah Persiapkan Personel Pengamanan Tambahan

Personil Tambahan Akan Dipersiapkan Polda Jawa Tengah Di Berbagai Tempat Wisata Di Seluruh Wilayah Untuk Pengamanan Libur Lebaran H+2 (11/04). Dicky A Wijaya/RMOLJateng
Personil Tambahan Akan Dipersiapkan Polda Jawa Tengah Di Berbagai Tempat Wisata Di Seluruh Wilayah Untuk Pengamanan Libur Lebaran H+2 (11/04). Dicky A Wijaya/RMOLJateng

Hari kedua Lebaran ini para pemudik dan masyarakat diprediksi akan mulai berkunjung untuk liburan dan wisata ke berbagai tempat wisata. Tempat wisata di seluruh wilayah Jawa Tengah saat libur Lebaran ini kemungkinan akan ramai pengunjung, sehingga bakal diantisipasi kepolisian untuk keamanan wisatawan. 


Selama libur Lebaran, pengamanan Operasi Ketupat Candi 2024 juga akan dilaksanakan untuk pengamanan tempat-tempat wisata.

Untuk hal ini, Polda Jawa Tengah telah mempersiapkan ribuan personil gabungan pengamanan tambahan yang akan disebar di pos-pos pengamanan di tempat-tempat wisata. 

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Polisi Satake Bayu, mengatakan bahwa personel tambahan pengamanan akan memperketat di tempat-tempat wisata yang ramai untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, juga untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di lokasi-lokasi wisata. 

"Dengan penambahan personel gabungan diharapkan pengamanan di tempat-tempat ramai dan padat semakin mantap sehingga siap untuk antisipasi gangguan-gangguan kamtibmas di lokasi wisata," ucap Satake, Kamis (11/04). 

Berbagai lokasi wisata di seluruh wilayah Jawa Tengah saat libur Lebaran ini, diperkirakan akan ramai pengunjung. Maka melihat hal itu, ancaman gangguan kamtibmas dan kriminalitas juga lebih rawan terjadi. 

Saat berlibur menikmati Lebaran, Satake mengingatkan kepada masyarakat dan para pemudik untuk berhati-hati dalam perjalanan serta lebih waspada bila sudah berada di tempat wisata yang ramai. Dengan banyaknya pengunjung, kawasan wisata diprediksi akan macet dan rawan kriminalitas memanfaatkan kelengahan para pengunjung. 

"Masyarakat supaya lebih waspada saat berlibur, di berbagai lokasi wisata kemungkinan akan ramai sehingga macet, maka perlu dipersiapkan termasuk rute-rute alternatif. Kemudian dalam hal kriminalitas, risiko gangguan kamtibmas dan kriminalitas bisa saja meningkat karena para pengunjung lengah menjaga barang-barang berharga di tempat wisata, sehingga saat berlibur masyarakat sebaiknya selalu waspada dan memperhatikan barang-barang berharga yang dibawa," jelas Satake.