Pemkab Tegal Siap Gelontorkan Rp3,9 Miliar, Perbaiki Jalan di Dukuhwaru

Istimewa
Istimewa

Anggaran sebesar Rp3,9 miliar siap digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dan jembatan serta prasarana di wilayah Kecamatan Dukuhwaru.


Hal tersebut dipastikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto saat menyampaikan sambutannya di acara tarawih dan silaturahim atau Tarhim di Masjid Kesepuhan Ki Ageng Hanggawana, Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, belum lama ini.

“Saat ini infrastruktur jalan menjadi agenda prioritas kita, Pemerintah Kabupaten Tegal hingga dua tahun ke depan. Semoga dengan ini, warga masyarakat bisa menikmati jalan mantap di Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Lebih lanjut Joko menjabarkan, dari total anggaran sebesar itu, nantinya akan dibagi ke dalam 16 paket pekerjaan. Diantaranya mencakup pengaspalan ruas jalan Gumayun-Dukuhdamu, Dukuhdamu-Slarangkidul, Dukuhwaru-Blubuk dan ruas Kalisoka Desa Wisata.

Sementara peningkatan jalan akan dilaksanakan di ruas Krasak-Jatipelag, Kalisoka-Pedagangan, Kedawung-SMPN 2 Slarang Lor dan Pedagangan-Trayeman, pembangunan ruas jalan Sindang, pembangunan jembatan di ruas jalan Blubuk menuju makam Desa Blubuk.

Selain itu ada pula, pembuatan drainase ruas jalan Kabunan-Kedawung, pembuatan drainase Selapura-Blubuk, pembangunan saluran air di ruas jalan Gunung Slamet Blubuk, pembangunan talud di ruas jalan Selapura-Blubuk, pembangunan bronjong di ruas jalan Pedagangan-Trayeman dan pembangunan talud di ruas jalan Kedawung-SMPN 2 Slarang Lor.

Di depan jemaah salat tarawih, Joko yang hadir mewakili Bupati Tegal juga berkomitmen melakukan upaya perbaikan jalan secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Menurut  Joko, kondisi curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir membuat kondisi jalan di wilayah Kabupaten Tegal termasuk di Kecamatan Dukuhwaru mengalami kerusakan yang cukup mengganggu aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

Dirinya pun mengajak serta warga berpartisipasi menjaga dan merawat jalan yang telah diperbaiki agar usia teknis penggunaannya bisa lebih panjang.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga dan merawat jalan yang sudah diperbaiki agar umur penggunaannya lebih panjang,” tutur Joko.

Terkait kerusakan sejumlah lampu penerangan jalan umum atau PJU, pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan dan pemeliharaan secara berkala. Sebab menurutnya keberadaan PJU ini penting untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama di malam hari.

“Jika ada lampu PJU yang mati atau bermasalah, kami harap bapak ibu bisa lapor ke kanal pengaduan resmi agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.