Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) salah satu ikon pariwisata religi Kota Semarang. Libur hari minggu akhir pekan ini, Minggu (19/05) masjid ini diramaikan oleh pengunjung, apalagi saat sore hari.
- Libur Lebaran, Agrowisata Telaga Kusuma Tetap Jadi Primadona Wisata
- Disbudpar Semarang Berencana Tingkatkan Pariwisata Berdasar Kunjungan Wisatawan Libur Lebaran 2025
- Polres Pemalang Awasi Lonjakan Pengunjung Pada Obyek Wisata
Baca Juga
Para pengunjung datang berombongan bersama keluarganya. Rata-rata terdiri dari para bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak. Mereka menikmati sore hari di MAJT.
Selain sekedar santai menunggu waktu maghrib, mereka juga berburu foto. Pengunjung Masjid Agung Jawa Tengah itu ternyata tak hanya warga Semarang saja, tetapi juga banyak diantaranya berasal dari luar kota untuk berwisata religi.
Ponidi, warga Batang mengaku datang ke MAJT rombongan bersama jemaah ziarah kelompok pengajian tempatnya. Setelah ziarah dari Demak dan Kudus, rombongan mampir sholat ashar di Masjid Agung.
"Mampir saja sebenarnya. Tadi perjalanan ziarah ke Demak di Kadilangu dan ke Kudus. Dua itu saja, dan langsung pulang ke Pekalongan," kata dia.
Sedangkan pengunjung lain, Uswatun, warga Mranggen mengatakan, sore hari di Masjid Agung Jawa Tengah pemandangannya bagus saat sunset, yakni kala matahari terbenam juga terlihat. Tempatnya juga nyaman untuk nyantai bersama anak-anak.
"Sering ajak anak-anak pas Minggu atau libur main-main ke Semarang pulangnya mampir. Rekreasi murah meriah bersama keluarga. Cuma parkir Rp2.000, puas bisa 'nunggu maghrib sambil nyenengke anak-anak," sebutnya.
Terlihat pengunjung di Masjid Agung Jawa Tengah pada libur akhir pekan ramai sekali terbukti dari parkiran yang dipenuhi kendaraan milik para pengunjung serta puluhan bus rombongan.
Di dalam serta pelataran masjid pun ramai. Kira-kira pengunjung capai ratusan orang.
- Viral! Seorang Pria Curhat Ngaku Kena HIV Usai Njajan Di Tempat hiburan
- Kecelakaan Beruntun Libatkan Beberapa Pengendara Motor Terluka
- Libur Lebaran, Agrowisata Telaga Kusuma Tetap Jadi Primadona Wisata