Lagi, Semarang Dikepung Banjir

Usai Diguyur Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Banjir sehabis hujan deras, Sabtu (22/3) siang mengepung daerah sekitar Kampus Undip Tembalang membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Dicky Aditya/RMOLJateng
Banjir sehabis hujan deras, Sabtu (22/3) siang mengepung daerah sekitar Kampus Undip Tembalang membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Dicky Aditya/RMOLJateng

Lagi dan lagi, Kota Semarang dikepung banjir. Seolah tak pernah ada solusi, masalah ini timbul usai hujan deras disertai angin kencang melanda. Seperti yang terjadi pada, Sabtu (22/3) siang sampai sore ini. Dampak hujan deras ini, berbagai titik dikepung banjir cukup dalam.


Informasi beredar, banjir merendam di sekitar Tembalang dekat Kampus Universitas Diponegoro (Undip). Sehabis diguyur hujan deras, banjir menggenangi Jalan Sirojudin persimpangan pertemuan arus menuju lokasi di Undip dan sekitarnya. 

Genangan banjir dalam membuat kendaraan tidak dapat melintas. Warga sekitar berinisiatif berjaga dan menutup jalan terendam banjir agar tidak dilalui pengendara. 

Informasi diperoleh melalui media sosial, banjir juga terjadi di sekitar Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Gunung Pati. 

Cuaca di Kota Semarang, Sabtu (22/2) siang diguyur hujan deras informasinya merata di hampir semua wilayah. 

Akibat banjir terjadi tersebut, jalan penghubung tergenang bahkan sampai tidak bisa dilalui kendaraan. Arus lalu lintas terganggu pengendara harus mencari jalan yang aman.