Keterangan Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi akan dijadikan pertimbangan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberi penilaian pada kasus Formula E. Apakah rencana penyelenggaraan ajang balap mobil listrik ini terdapat tindak pidana atau tidak.
- Polres Salatiga Ringkus Pengedar Obat Daftar G
- KPK Periksa Sarah Estefein Terkait Kasus Pengadaan Tanah Munjul
- Pembobol Toko Vape Dibekuk Polisi, Puluhan Barang Bukti Diamankan
Baca Juga
Begitu kata Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri usai Prasetio Edi diperiksa sebanyak dua kali dalam penyelidikan Formula E.
"Terkait dengan kegiatan penyelidikan atas dugaan korupsi pada penyelenggaraan Formula E di Jakarta, tim penyelidik KPK masih terus mengumpulkan bahan keterangan terkait dengan dugaan peristiwa pidana ini. Satu di antaranya dengan kembali memanggil Ketua DPRD DKI Jakarta," ujar Ali kepada wartawan, Rabu (23/3) pagi.
Namun terkait dengan materi bahan keterangan yang telah disampaikan Prasetio, KPK tidak bisa mengurai lebih lanjut kepada masyarakat. Alasannya, karena saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Tentu bahan keterangan dimaksud akan segera diperiksa oleh tim penyelidik KPK untuk memastikan, apakah dalam penyelenggaraan kegiatan Formula E dimaksud benar ada peristiwa pidana," pungkas Ali.
- Polisi Tetapkan Pemesan Ratusan Anjing Diangkut Truk di Semarang Sebagai Tersangka
- Tawuran Terjadi Berturut-turut Beberapa Hari, Kapolsek Semarang Utara: Pelakunya Sudah Kita Amankan
- Puluhan Hektare Tanah Kas Desa Gedangan di Sukoharjo Berpindah Tangan