Jakarta - Setelah berhasil memulangkan seorang mantan anggota DPRD Indramayu Jawa Barat berinisial R bersama ratusan warga negara Indonesia (WNI) lainnya dari kawasan yang dikuasai oleh para milisia di Myanmar pada Kamis (20/02) kemarin, kali ini Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sedang berjuang membebaskan 525 orang WNI dari Myawaddy, suatu pusat penipuan daring (online scam).
- Indonesia Gelar Operasi Penyelamatan Ratusan Warganya Dari Kejahatan Eksploitasi Manusia Di Myanmar
- BRICS: Manfaat Dan Kelemahannya Bagi Indonesia
- Laporan G7 Dalam Penyusunan Kebijakan Dan Peraturan Perundangan Di Bidang AI
Baca Juga
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan hal ini dalam berita yang dilansir oleh Kantor Berita Antara pada Kamis (06/03).
"Kita mendapat informasi dari pihak Myanmar bahwa awalnya pada saat itu ada 365 [WNI]. Nah, saat ini kami sudah menerima nota resmi dari Myanmar, bahwa jumlah WNI yang sudah tercatat, mencapai 525. Jadi, ini angka yang sangat besar," kata Judha dalam konferensi pers yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Judha menyatakan bahwa pihaknya telah mengadakan koordinasi intensif dengan otoritas di Thailand sebagai negara terdekat dari Myanmar. Indonesia resmi meminta bantuan dari Thailand untuk dapat menyeberangkan WNI dari wilayah Myawaddy menuju kota Mae Sot. Selanjutnya dari kota itu, Pemerintah Indonesia akan memulangkan para warganya ke tanah air.
Hal ini merupakan kasus baru setelah sebelumnya Kemlu RI dikabarkan berhasil mengembalikan 130 WNI dari pusat online scam di Myanmar. Pengembalian warga negara Indonesia dilakukan dalam dua tahap. Yang pertama pada tanggal Kamis (20/02) yang mencakup pemulangan seorang mantan anggota DPRD Indramayu Jawa Barat dan puluhan orang lainnya. Gelombang yang kedua dilaksanakan pada Jumat (28/02).
Daerah asli para warga negara Indonesia yang diupayakan untuk diselamatkan adalah dari 9 provinsi antara lain Jakarta, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Sumatra Utara.
- Arus Balik Lebaran Sudah Mulai Terasa Di Boyolali
- Pengamanan Libur Lebaran 1446 H, Polres Boyolali Maksimalkan Keamanan Di Wisata Alam Panorama Nepen
- Disbudpar Semarang Berencana Tingkatkan Pariwisata Berdasar Kunjungan Wisatawan Libur Lebaran 2025