Kembangkan Energi Terbarukan, PT Geo Dipa Energi Perkuat Sinergi Dengan Pemkab Banjarnegara

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana Terima Kunjungan Silaturahmi Dirut PT Geo Dipa Energi Bersama Rombongan Di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (21/03). Dokumentasi Kominfo Banjarnegara
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana Terima Kunjungan Silaturahmi Dirut PT Geo Dipa Energi Bersama Rombongan Di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (21/03). Dokumentasi Kominfo Banjarnegara

Banjarnegara -  Bupati Banjarnegara Amalia Desiana dan jajaran Forkompimda menerima silaturahmi Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, bersama jajaran direksinya, di rumah dinas bupati pada Jumat sore (21/03).


Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dan meminta dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan energi panas bumi di Dieng, yang menjadi salah satu andalan ketenagalistrikan di Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Yudistian Yunis menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya dr Amalia Desiana dan Wahid Jumali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara.

"Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah Banjarnegara dan Geo Dipa Energi dapat terjalin dengan baik, demi mendukung keberhasilan proyek-proyek energi terbarukan," ujar Yudis.

Geo Dipa Energi saat ini mengoperasikan sumur geothermal di Dieng dengan kapasitas 65 Mega Watt (MW). Selain itu, pengembangan Unit 2 berkapasitas 55 MW juga sedang berlangsung, dengan pengeboran sumur geothermal yang dimulai sejak 2021 hingga 2024.

"Kini hanya tinggal satu sumur lagi yang perlu diuji kemampuannya," kata Yudis.

Sebagai perusahaan BUMN yang berada di bawah kewenangan Menteri Keuangan, Geo Dipa juga berperan sebagai perpanjangan tangan Kementerian ESDM dalam memastikan pengembangan geothermal di Indonesia berjalan sesuai rencana.

Yudis menekankan pentingnya menjalankan proyek dengan memperhatikan kaidah Environmental, Social, and Governance (ESG). "Kami selalu memastikan bahwa operasional Geo Dipa selaras dengan prinsip ESG, yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan, kontribusi sosial, dan tata kelola yang baik," tegasnya.

Hasilnya, Geo Dipa masuk dalam tiga besar peringkat ESG terbaik di Indonesia. "Ini prestasi yang membanggakan karena menunjukkan bahwa kami mampu menjaga keseimbangan antara pengembangan energi dan keberlanjutan sosial," imbuh Yudis.

Yudis juga berharap agar pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan semakin meningkat. "Kami membutuhkan dukungan dari Bupati dan Forkompimda untuk mewujudkan hal ini," ujarnya.

Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Geo Dipa di Dieng. Ia berharap kontribusi Geo Dipa terhadap masyarakat sekitar semakin meningkat, terutama dalam penyediaan lapangan pekerjaan. "Saat ini baru sekitar 60% warga Banjarnegara yang terlibat, ke depan kami berharap lebih banyak lagi," katanya.

Bupati Amalia juga menyoroti persoalan lingkungan, terutama pengelolaan sampah di kawasan wisata Dieng. Ia meminta agar Geo Dipa turut mendukung penanganan sampah yang kian mengkhawatirkan akibat tingginya jumlah wisatawan. "Kami akan menyampaikan proposal terkait dukungan pengelolaan sampah sebagai bentuk kolaborasi yang lebih konkret," ujarnya.

Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Geo Dipa demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan nasional. "Kepentingan kami adalah untuk masyarakat, sementara kepentingan Geo Dipa bersifat nasional. Sinergi yang baik akan membuat semua pihak merasakan manfaatnya," kata Bupati.