Pengelola wisata Waduk Gajah MUngkur (WGM), Wonogiri terus melakukan pembenahan untuk menyambut pemudik yang ingin menikmati wisata.
Bagian pemasaran Unit Pariwisata PT Giri Aneka Usaha (GAU), Atta Pradipta Tama menyampaikan adanya rencana pembukaan jembatan kaca yang merupakan wahana baru di kawasan wisata WGM, bersamaan dengan perayaan Idul Firti 1446 hijriyah/ 2025 masehi.
“Rencananya, secara resmi jembatan kaca akan dibuka pada Senin, 31 Maret 2025,” ujar Atta dikutip dari Kompas .com, Sabtu (29/3).
Diketahui ada beberapa aturan yang diterapkan bagi pengunjung, diantaranya; durasi yang maksimal hanya 15 menit untuk maksimal kapasitas 30 orang.
Untuk menjaga agar kaca tetap terjaga agar kaca tidak tergores, pengunjung diwajibkan memakai alas kaki.
Selain itu pengunjung juga dilarang bersandar di pagar dan berkumpul di salah satu segmen atau kotak kaca. Demi menjamin keamanan satu segmen (kotak kaca) maksimal boleh satu atau dua orang.
Dan untuk menjaga kebersihan kaca dan lokasi jembatan kaca maka pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman saat menaiki dan menikmati jembatan. “Termasuk air mineral,” tegas Atta.
Atta menambahkan aktivitas merokok juga dilarang saat berada di lingkungan jembatan kaca.
Saat berada di atas jembatan kaca, pengunjung cukup dengan berjalan kaki dan dilarang berlarian atau melompat. “Orangtua wajib mengawasi, jika membawa anak kecil,” ujarnya.
Pengunjung dapat menikmati jembatan kaca ini mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB di hari pertama lebaran. Sementara untuk jam operasional wisata WGM akan dimulai lebi awal, yaitu pukul 07.30 WIB.
Untuk menikmati keindahan WGM melalui sensasi dari atas jembatan kaca, pengunjung harus mendapatkan tiket seharga Rp 10 ribu perorang.
Dengan rencana operasionalisasi jembatan kaca saat lebaran ini diharapkan akan menjadi kabar baik bagi pemudik yang ingin menghabiskan waktu liburannya bersama keluarga di Wonogiri.
- Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan Arus Balik
- Banjir Rob Ekstrem di Jalur Pantura Semarang-Demak, Lalin Arus Balik Terganggu
- Hadapi Puncak Arus Balik, One Way Dilakukan Mulai Salatiga hingga Kalikangkung