Inovasi Digital Angkat Purbalingga Jadi Kabupaten Terbaik dalam Proyek SPHERES

Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif (tengah) berfoto bersama tim Kabupaten Purbalingga usai terpilih sebagai kabupaten terbaik dalam kompetisi internasional “Kabupaten Katalon” untuk implementasi proyek SPHERES, Rabu (19/3).  dok Humas Protokol Purbalingga
Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif (tengah) berfoto bersama tim Kabupaten Purbalingga usai terpilih sebagai kabupaten terbaik dalam kompetisi internasional “Kabupaten Katalon” untuk implementasi proyek SPHERES, Rabu (19/3). dok Humas Protokol Purbalingga

Kabupaten Purbalingga kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang kesehatan dengan terpilih sebagai kabupaten terbaik dalam kompetisi internasional “Kabupaten Katalon” untuk implementasi proyek SPHERES (Scalable Public Health Empowerment, Resilience, and Education Sites).


Penghargaan bergengsi ini merupakan hasil kerja sama antara Oxford University dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dan diumumkan dalam acara resmi di Hotel Novotel Cikini Jakarta, Rabu (19/3).

Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti dari komitmen kuat Purbalingga dalam membangun sistem kesehatan primer berbasis transformasi digital yang berkelanjutan dan kolaboratif.

"Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Dengan adanya proyek SPHERES ini, kami berharap bisa mengembangkan sistem kesehatan yang lebih baik dengan fokus pada keterlibatan masyarakat serta penggunaan teknologi untuk meningkatkan layanan kesehatan secara efisien dan efektif," ungkap Bupati Fahmi.

Menurut Bupati, Kabupaten Purbalingga berhasil mengungguli delapan kabupaten lainnya di Indonesia, yaitu Magelang, Sumbawa, Lombok Barat, Indragiri Hilir, Ciamis, Pati, Jember, dan Kabupaten Bima.

Dalam babak final, Purbalingga meraih skor 79,2, tertinggi kedua setelah Kabupaten Lombok Barat dengan skor 82,8. "Seleksi dilakukan melalui tiga tahap ketat, yakni presentasi peta jalan untuk tindakan, simulasi Teater Data Kesehatan Masyarakat, dan wawancara mendalam," kata Bupati Fahmi.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, dr Jusi Febrianto, menyampaikan bahwa proyek SPHERES bertujuan memperkuat sistem informasi kesehatan digital lokal sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya kesehatan. 

Selain itu, program ini juga akan fokus pada penelitian berbasis bukti dan pelatihan tenaga kesehatan agar dapat menghasilkan solusi inovatif terhadap tantangan kesehatan di daerah.

"Jika program ini berhasil di Purbalingga, maka dapat direplikasi dan diterapkan di daerah lain di seluruh Indonesia," kata dr Jusi.

Menurut dr Jusi, prestasi ini membuktikan bahwa Purbalingga tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan dalam inovasi dan penguatan sistem kesehatan primer yang berbasis teknologi.

Keberhasilan Purbalingga ini tak lepas dari solidnya tim yang dipimpin langsung oleh Bupati Fahmi. Tim tersebut terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dr Jusi Febrianto MPH, Kepala Dinpermasdes Eni Sosiatman SSos MSi, Dwi Setiono SKM MKes, dan drg Nia Ismiratri MHPM.