Dukung pengembangan usaha lokal sekaligus ajang promosi untuk mengenalkan kembali kuliner khas Surakarta digelar Festival Kuliner 2021 bertema 'Keplek Ilat Creative Food.
- Dinas Koperasi Salatiga Sebarkan Surat Peringatan Menyikapi Pinjol Ilegal
- Sepi Pengunjung, Matahari Simpang Lima Semarang Tutup
- Bantu UMKM Daerah Penyangga, Grand Batang City Bantu Food Truck pada Desa Penyangga
Baca Juga
Festival kuliner "Keplek Ilat Creative Food" resmi dibuka Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa di lokasi nDalem Djojokoesoeman, Sabtu (26/6).
Teguh Prakosa dalam sambutannya menyatakan menyatakan festival ini juga menjadi ajang promosi sekaligus mengenalkan kembali kuliner khas Surakarta di tengah serbuan varian makanan khas negara lain.
"Semoga festival ini mampu kembali mengangkat kota Solo sebagai surganya makanan ditengah pandemi Covid-19," papar Teguh.
Menurutnya Solo dengan ciri khas kulinernya mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang ke kota yang dikenal dengan slogan The Spirit of Java ini.
Kota Solo dikenal menjadi surganya bagi orang yang suka makan, kalo dalam bahasa jawa disebut keplek ilat. Berbagai makanan dan minuman khas Kota Solo selalu mampu menggugah selera bagi pencinta kuliner nusantara.
"Misalnya tengkleng, sego liwet, wedang rondhe, tahu kupat, bakmi godhok, timlo, gudheg ceker, srabi notosuman, dan lainnya," beber politisi PDIP ini.
Diharapkan dengan pengembangan wisata kuliner di Kota Solo bisa akan meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan rantai usaha secara berkelanjutan.
Semua pihak terlibat secara berkesinambungan. Seperti produsen makanan, pemasok bahan baku, hingga ke usaha distribusi bahan makanan.
"Tidak menutup kemungkinan teknologi pangan yang digunakan untuk membuat inovasi dan kreasi makanan," pungkasnya.
- Regulasi Kripto Bakal Tingkatkan Kepercayaan Investor
- Makroprudensial Sebagai Penjaga Stabilitas Moneter Menuju Indonesia Maju
- Pastikan Produk Berizin, Pebisnis Siap Pasarkan Produk ke KITB