Jakarta - e-KTP atau electronic Kartu Tanda Penduduk merupakan salah satu program pemerintah untuk melayani kepentingan perdata warganya dengan jasa kependudukan dan catatan sipil. Tujuan utamanya adalah menciptakan sistem data kependudukan yang terintegrasi, mencegah pemalsuan identitas dan mempermudah pelayanan publik.
- Disporapar: Bantuan Keuangan Kepada Ratusan Desa Wisata Se-Jawa Tengah Terkena Efisiensi
- Gubernur Jateng Perkirakan Puncak Arus Mudik Belum Terlewati
- Bupati Banjarnegara: Musrenbang RKPD 2026 Bagi Banjarnegara Yang Maju Dan Sejahtera
Baca Juga
Saat dihubungi oleh Redaksi RMOLJawaTengah pada Selasa (04/03) sehubungan dengan pelindungan data pribadi, Pendiri ICSF (Indonesia Cyber Security Forum) Ardie Sutedja membenarkan bahwa salah satu yang paling rentan dalam e-KTP adalah keamanan data dan siber.
Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Catatan Sipil yang berada di bawah kewenangan Kementerian Dalam Negeri adalah operator atau penyelenggara elektronik pengelolaan data base terbesar di Republik Indonesia. Data pribadi dari setiap warga negara Indonesia berada di dalam pengelolaan suatu direktorat jenderal.
Merujuk pada ketahanan dan keamanan siber Indonesia, Ardie Sutedja mengangkat fakta bahwa chip yang menyimpan data pribadi pemiliknya adalah suatu dokumen resmi milik warga negara Indonesia. Data ini penting untuk keperluan administratif kependudukan mulai dari pembuatan paspor, pembukaan rekening bank, kepemilikan sampai partisipasi dalam hak pemberian suara di Pemilihan Umum.
“Meskipun skandal (korupsi - red) e-KTP tidak secara langsung menyebabkan krisis keamanan nasional namun telah mengekspos kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh aktor jahat, baik dalam dan luar negeri,” ujar Ardie yang menjadi nara sumber keamanan siber berbagai institusi keuangan.
Dari perspektif keamanan siber, maka e-KTP memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya yang paling rentan dan sangat sensitif adalah meningkatnya resiko kebocoran data pribadi. Kebiasaan warga untuk memberikan KTP kepada vendor dan membiarkannya untuk dibuat salinan dan foto kopi untuk mendapatkan berbagai kemudahan dan manfaat menjadi anggota suatu komunitas diskon sudah sangat terkenal di kalangan vendor yang beroperasi di sini.
Kelemahan berikutnya adalah kelemahan keamanan sistem digital pemerintah dengan resiko lemahnya pelindungan data keperdataan oleh operator data base sendiri.
Kelemahan berikutnya adalah tingkat pelindungan keamanan siber. Saat suatu institusi perbankan, pendidikan, kesehatan dan bahkan transportasi diserang secara siber, seharusnya ada rencana mitigasi.
Apabila pelindungan keamanan siber rendah, maka data base e-KTP ini mudah digunakan untuk pencurian identitas bagi para penjahat atau teroris yang menyamar menjadi warga Iindonesia, serta menyusun pembentukan serangan sebagai bagian rekayasa sosial. Dengan data base yang tidak terlindungi dengan baik dan tanpa suatu pelaksanaan yang kuat, maka penggunaan data pribadi warga Indonesia dapat dijadikan senjata penyerangan terhadap kedaulatan Indonesia.
Tanpa suatu infrasruktur yang memadai, pengelolaan data base keperdataan warga negara Indonesia menunjukkan lemahnya infrastuktur Indonesia, baik itu infrastruktur fisik dan teknis, mau pun infrastruktur sumber daya manusia untuk pelindungan kerahasiaan data pribadi.
Data warga negara Indonesia sudah banyak yang diperjualbelikan di dunia maya, dan menghasilkan keuntungan bagi para pelakunya dengan nilai trilyunan rupiah. Saat Pemilihan Umum, maka data base kependudukan ini dapat digunakan untuk mengintervensi pemberian suara dengan memanipulasi data pemilih dan ekspolitasi kepercayaan warga terhadap pemerintah.
“Dalam beberapa hal tertentu, ketidak mampuan pemerintah untuk mengelola masalah pelindungan data pribadi dapat memicu ketidakpuasan publik, protes, dan bahkan kerusuhan yang menimbulkan ketidakstabilan negara,” katanya menutup percakapan.
- Perayaan Syawal 1446 H Meriahkan Karanganyar Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata
- Arus Balik ke Arah Jakarta Mulai Padat, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One-Way
- Seorang Lansia Di Purbalingga Tewas Diduga Tersambar Petir