Debt Collector Babak Belur Saat Ambil Paksa Mobil Warga di Grobogan

Tangkapan layar, warga beramai-ramai menghajar debt collector  di sekitar SPBU Sukorejo Toroh Grobogan, Jawa Tengah.
Tangkapan layar, warga beramai-ramai menghajar debt collector di sekitar SPBU Sukorejo Toroh Grobogan, Jawa Tengah.

Seorang debt collector (DC) asal Klaten babak belur saat mengambil paksa sebuah mobil milik warga di sekitar SPBU Sukorejo, Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.


Kejadian tersebut pun memicu kemarahan warga karena diduga secara paksa meminta mobil seorang perempuan yang dikendarainya  hingga menyebabkan lecet di pergelangan tangannya.

Kejadian yang melibatkan banyak massa itu pun ramai beredar di media sosial. Dalam video yang berhasil dihimpun, sempat terjadi berdebatan antar DC dan warga setempat. 

"Disebut DC tak mau, tukang tagih tak mau. Terus mau disebut apa kamu," teriak salah satu warga dalam video. 

"Mohon maaf saya bukan seperti itu saya tidak seperti itu," ucap DC mencoba beralibi. 

Menurut keterangan salah seorang warga setempat, Sugiono, insiden bermula ketika debt collector tersebut mendatangi korban dan berusaha mengambil mobilnya secara paksa. 

"Ia memaksa mobil itu mau dibawa, sampai perempuan itu terluka. Warga yang melihat kejadian itu akhirnya turun tangan," ujar Sugiono, Sabtu (5/4) petang. 

Akibat aksinya, debt collector tersebut dikeroyok warga hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan oleh pihak berwajib. 

Saat ini polisi sedang menyelidiki apakah penagihan utang tersebut dilakukan sesuai prosedur hukum. Sejauh ini, identitas debt collector dan perempuan korban sedang dalam pemeriksaan. 

Kasus ini kembali memantik sorotan terhadap praktik penagihan utang yang kerap dilakukan dengan cara intimidasi dan kekerasan.