MPC Pemuda Pancasila Karanganyar melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kandang sapi milik masyarakat di dukuh Mandungan, Jungke, Karanganyar.
- Beberapa Indikator Pengaruhi Kota Semarang yang Saat Ini Berada di Level 2
- Angka Covid Menurun, Polda Jateng Genjot Vaksinasi Dosis 3
- Duh Miris, Pengetahuan Standar Halal dan Kesehatan Unggas di Kudus Minim
Baca Juga
Selain melakukan penyemprotan, pemberian vitamin bagi ternak juga memberikan penyuluhan terkait merebaknya PMK kepada peternak di kampung sapi Ngudi Makmur.
Langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan merebaknya Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan memberikan penyemprotan cairan pembunuh virus atau disinfektan
Kepada sejumlah wartawan, Ketua MPC PP Karanganyar Disa Ageng Alifven sebut meski kasusnya (PMK) di Karanganyar belum ditemukan namun alangkah baiknya hal tersebut tetap diantisipasi. Agar peternak merasa aman kesepatan ternaknya terjamin dan bebas PMK.
"Terlebih lagi menjelang Hari Raya Idul Adha para peternak makin untuk waspada dan selalu memperhatikan kesehatan hewan ternaknya. Termasuk kebersihan kandang," papar Disa, Sabtu (21/5).
Sugimin (58) salah satu peternak mengaku khawatir dengan penyebaran penyakit PMK yang belakangan ini ramai di berbagai wilayah.
Dirinya berharap kasusnya tidak meluas dan bisa ditangani. Dirinya bersama peternak sapi lainnya harus ekstra keras mengawasi kesehatan ternak miliknya.
"Meski Karanganyar aman, kami tetap waspada. Perhatian lebih kita lakukan dari biasanya.Termasuk pemberian pakan ditambah vitamin," pungkasnya.
- Bupati Purbalingga Sebut Stok Oksigen Di RS Mulai Terbatas
- Inovasi Terbaru, BPJS Kesehatan Luncurkan Loket Pelayanan Informasi dan Portal Quick Response
- UDD PMI Purbalingga Gelar Donor Darah Massal di Tiga Lokasi