Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang, Machbub Yani Arfian, mengemukakan, Badan Meterologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau. Magelang menjadi satu–satunya Kota di Jawa Tengah yang aman dari bencana kekeringan.
- Disporapar: Bantuan Keuangan Kepada Ratusan Desa Wisata Se-Jawa Tengah Terkena Efisiensi
- Gubernur Jateng Perkirakan Puncak Arus Mudik Belum Terlewati
- Bupati Banjarnegara: Musrenbang RKPD 2026 Bagi Banjarnegara Yang Maju Dan Sejahtera
Baca Juga
"Namun harus tetap mewaspadai terjadinya kebakaran lahan pada musim kemarau tahun ini," katanya, dalam Koordinasi Peningkatan Kerjasama Penanggulangan Bencana melalui Manajemen Posko, Rabu (26/06).
Acara dilanjutkan penanda tanganan komitmen bersama penanggulangan bencana oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Baznas, Lazisnu serta perwakilan relawan yang hadir.
Tujuan dari penandatanganan di Taman Kyai Langgeng ini, untuk mempererat kerjasama dalam penanggulangan bencana jika terjadi di Kota Magelang.
Materi disampaikan dalam 2 sesi. Pertama tentang menyamakan persepsi tentang posko (pos komando) saat terjadi bencana. Acara dilanjutkan dengan simulasi ruang, dengan studi kasus.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, Wahidin Sektianto, menambahkan, selain guna meningkatkan kapasitas relawan kebencanaan, melalui penandatanganan komitmen ini sebagai wujud kerjasama antar lembaga dalam penanggulangan bencana yang mungkin terjadi di Kota Magelang.
Acara yang diikuti puluhan relawan ikuti koordinasi dan simulasi posko bencana. "Kegiatan dikemas sederhana dan tidak di dalam ruangan agar peserta merasakan suasana berbeda dibanding koordinasi dalam ruangan," imbuhnya.
- Perayaan Syawal 1446 H Meriahkan Karanganyar Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata
- Arus Balik ke Arah Jakarta Mulai Padat, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One-Way
- Seorang Lansia Di Purbalingga Tewas Diduga Tersambar Petir