Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa-Hendrar Prihadi melakukan pertemuan dengan para mantan Kepala Desa (Kades) se-Jawa Tengah.
- Pentas Wayang 34 Jam Non Stop, Dibuka Andika-Hendi
- Matangkan Program, Andika-Hendi Temui Dubes Inggris
- Gandeng Komunitas Bepro, Luthfi-Yasin Tantang Anak Muda di Jateng
Baca Juga
Cagub dan cawagub itupun membicarakan banyak hal bersama para mantan kades mengenai permasalahan di desa.
Menurut Hendrar Prihadi, desa bisa maju dan masyarakatnya sejahtera jika potensi dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Kita pengen masyarakat yang ada di desa bisa sejahtera. Bisa sekali desa maju jika potensi terkelola dan dikembangkan sendiri dampaknya bagi masyarakat desa sendiri juga," ucap Hendi sapaan calon wakil gubernur Jawa Tengah itu.
Sementara calon gubernur Andika Perkasa menyoroti soal korupsi dan pemerintahan di desa yang tidak bisa menjamin kesejahteraan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Andika menilai, pemerintahan desa seharusnya menjunjung tinggi 'tepa slira' atau ramah tamah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
"Kita juga harus tepa slira, harus memikirkan masyarakat. Jangan cuma kerja tetapi kelihatannya kerja saja agar dianggap kerja tapi sebetulnya setengah nganggur," sindir Andika.
- Polres Blora Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu Bernilai Ratusan Juta
- Crazy Rich Grobogan Kembali Bangun Gedung SMP Negeri 2 Karangrayung dan Jalan Alternatif Sendangharjo
- H+1 Lebaran di Jawa Tengah, Terjadi Peningkatan Arus Tetapi Masih Lancar