Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Sunanto mengatakan kebutuhan pupuk para petani di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah pada musim tanam (MT2), dipastikan tercukupi.
- Program Percepatan Tanam Massal Terganjal Lambannya Pembukaan Waduk Kedung Ombo
- Distan Grobogan, Sarankan Tanam Kacang Hijau di Lahan Kekeringan
- Hujan Deras, Puluhan Hektar Lahan Petani di Grobogan Terendam
Baca Juga
Hal itu, karena adanya tambahan alokasi pupuk untuk para petani di Kabupaten Grobogan di tahun 2024. Dia berharap dengan tambahan alokasi pupuk di Grobogan tidak lagi ada kelangkaan.
Pihaknya sendiri belum dapat menyebutkan berapa tambahan yang akan diberikan untuk Kabupaten Grobogan, akan tetapi untuk data penambahan di Jawa Tengah telah ia kantongi.
"Sebelumya urea di Jawa Tengah, dialokasikan sebanyak 452.612 ton, sekarang menjadi 773.647 ton," katanya, Kamis (2/5) siang.
Untuk NPK, sambung Sunanto, sebanyak 299.611 ton menjadi 640.510 ton. Sementara untuk UPK-FK dari 21 ton menjadi 149 ton.
Lebih lanjut, Sunato mengatakan untuk pupuk organik yang sebelumya tidak ada alokasinya sama sekali, sekarang mendapatkan alokasi tambahan.
"Untuk pupuk organik tahun ini Jawa Tengah mendapatkan sebanyak 100.096 ton," imbuhnya.
Dari penambahan pupuk yang di dapatkan Jawa Tengah, Sunanto berharap alokasi pupuk yang akan diberikan ke Kabupaten Grobogan dapat mencukupi kebutuhan pupuk para petani.
"Sementara ini belum ada porsi yang didapatkan Kabupaten Grobogan. Namun, diperkirakan dalam waktu dekat sudah keluar alokasi kuota pupuk," ungkapnya.
- Serapan Pupuk Bersubsidi Di Rembang Telah Mencapai 80%
- Program Percepatan Tanam Massal Terganjal Lambannya Pembukaan Waduk Kedung Ombo
- Distan Grobogan, Sarankan Tanam Kacang Hijau di Lahan Kekeringan