Kendal - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan idenya agar kelak seluruh desa di Jawa Tengah mampu maksimal memiliki kemampuan mengembangkan potensi untuk perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
- Perayaan Syawal 1446 H Meriahkan Karanganyar Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata
- Arus Balik ke Arah Jakarta Mulai Padat, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One-Way
- Libur Lebaran 2025, Polda Jateng Antisipasi Kepadatan Arus Di Jalur Menuju Tempat Wisata
Baca Juga
Menurut Luthfi, desa justru tepat menjadi tolak ukur pembangunan dan keberhasilan program pemerintah. Maka dari itulah, tugas masyarakat bisa melihat potensi yang ada itu sebagai keuntungan.
"Potensi daerah ada di seluruh desa, wilayah kecamatan atau kabupaten. Pemerintah cuma memiliki wewenang mengatur kebijakan, tetapi pengelolaan dan pengembangan seluruhnya diserahkan sebagai hak masyarakat," kata Gubernur Luthfi, saat acara Nongkrong Bareng dan Silaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah, di Pendopo Kabupaten Kendal, Jumat (07/03) malam.
Menurutnya, Pemerintah Jawa Tengah akan mendorong kepada desa agar memiliki produk dan nilai jual tentunya agar mendukung program pemerintah pusat maupun daerah.
Saran Gubernur Jawa Tengah adalah agar potensi desa harus dikelola secara baik dan maksimal masyarakat bersama pihak-pihak tertentu. Berbagai macam potensi desa dapat dikembangkan menghasilkan keuntungan ekonomi serta mampu menyejahterakan masyarakat sendiri.
"Kami ingin agar desa di seluruh Jawa Tengah hidup dengan potensinya agar berkembang. Desa bila maju, akan mensejahterakan masyarakat dan ekonomi rakyat di desa itu juga terangkat. Sesuai misi pemerintah mengatasi kemiskinan tetapi berhasil menggarap potensi demi kesejahteraan masyarakat," kata Luthfi.
- Perayaan Syawal 1446 H Meriahkan Karanganyar Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata
- Arus Balik ke Arah Jakarta Mulai Padat, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One-Way
- Seorang Lansia Di Purbalingga Tewas Diduga Tersambar Petir