Berakhir pada Sabtu (11/05) pukul 17.00 WIB, tahapan wawancara seleksi seleksi CAT atau Computer Assisted Test untuk seleksi calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mendiskualifikasi empat orang.
- BEM STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara Ajak Masyarakat Tolak Hasil Revisi UU TNI, Kepolisian, Dan Kejaksaan
- Patuh Instruksi Megawati, Bupati Karanganyar Tunda Retret Kepala Daerah PDI-P
- Setyo Sukarno Guru Panutan Warga Wonogiri, Jabat Bupati
Baca Juga
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga, Yesaya mengatakan keempat orang yang sebelumnya dinyatakan lolos administrasi itu tidak hadir di saat tahapan wawancara.
"Empat orang peserta kami diskualifikasi karena tidak hadir tanpa kejelasan. Sehingga, kami putuskan didiskualifikasi," kata Yesaya.
Tercatat, secara keseluruhan hingga berakhirnya tahapan seleksi wawancara di lakukan di Hotel Laras Asri Resort and Spa, Salatiga telah mencapai 60%. Dan KPU Salatiga berhasil merangkum calon yang masuk 15 besar terpenuhi kriterianya.
Kriteria termasuk kesehatan, nilai CAT, dan juga pengalaman. Disinggung soal kenetralan para peserta yang lolos dari orang-orang partai politik,Yesaya yakin jejak ke-15 orang ini bersih.
"Sejauh ini sudah aman dari parpol dan juga dicatat di Sipol (Sistem Informasi Partai Politik), karena banyak incumbent PPK dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) masuk tes wawancara," ujarnya.
Ada pun data terangkum oleh KPU Salatiga per Kecamatan yakni Kecamatan Sidomukti hadir 15 orang, tidak hadir 2 orang. Kecamatan Sidorejo hadir 16 orang, tidak hadir 0. Kecamatan Tingkir hadir 14 orang, tidak hadir 1 orang. Dan, Kecamatan Argomulyo hadir 14 orang, tidak hadir 1 orang.
Untuk selanjutnya, KPU Kota Salatiga akan segera menggelar tahapan pleno dan pengumuman dan dilanjutkan dengan pelantikan PPK terpilih.
- Viral! Seorang Pria Curhat Ngaku Kena HIV Usai Njajan Di Tempat hiburan
- Kecelakaan Beruntun Libatkan Beberapa Pengendara Motor Terluka
- Libur Lebaran, Agrowisata Telaga Kusuma Tetap Jadi Primadona Wisata